Mengenal Komputer



Disusun oleh :   Drs. Jesayas Anggiat Sirait
Instruktur komputer di SMA Dharma Bakti Jakarta Timur.


Computer berasal dari kata to compute yang artinya menghitung. Maka Computer jika diterjemahkan secara bebas adalah alat yang dapat menghitung. Mengenai alat hitung sebenarnya sudah ada sejak zaman dahulu. Orang-orang primitif zaman dahulu menggunakan jari-jari tangannya dan jari-jari kakinya untuk menghitung jumlah ternak mereka. Kemudian saat jumlah ternak meningkat, mereka menggunakan batu kerikil untuk menghitung. Alat perhitungan yang dikenal sejak lama disebut Abacus. Di daratan Cina alat ini digunakan sejak 5000 SM. Seiring dengan berkembangnya akal manusia, maka diciptakan mesin hitung mekanik pertama pada tahun 1642 oleh seorang ahli fisika Perancis bernama Blaise Pascal. Mesin ini hanya dapat mengerjakan perhitungan penjumlahan dan pengurangan saja. Lalu pada tahun 1692 mesin ini disempurnakan oleh G. Wilhelm Von Liebnitz , seorang Jerman yang menambahkan fungsi perkalian dan pembagian.

Seiring dengan perkembangan tersebut, beberapa fihak kemudian memberikan definisi lain tentang komputer. Robert H. Bissmer misalnya mendifinisikan komputer sebagai

  • suatu alat elektronika yang mampu melakukan beberapa tugas, yaitu menerima input, memproses input tersebut, lalu menyediakan dan menyimpan hasil pengolahan (output)

Menurut Donald H. Sanders, komputer adalah

  • mesin penghitung elektronik yang cepat, dapat menerima input dan memprosesnya sesuai dengan program yang ada (stored program) dan menghasilkan output informasi.

Sementara menurut ANSI atau American National Standrad Institute, komputer adalah

  • suatu pengolah data yang dapat melakukan perhitungan atau operasi logika dengan cepat dalam skala besar.

Komputer pertama yang dipakai untuk menghitung Sensus Penduduk AS pada tahun 1880 adalah komputer buatan Dr. Herman Hollerith. Komputer ciptaannya ini menggunakan sistem kartu berlubang (Punch Card) sehingga perhitungan sensus bisa diselesaikan dalam 3 tahun (dibandingkan sebelumnya yang diselesaikan dalam 10 tahun bila dengan cara manual). Untuk penjelasan lebih komprehensif, baca artikel yang menjadi bagian dari buku ini atau buku-buku yang membahas sejarah komputer.

Banyak para ahli mengemukakan definisi mengenai komputer. Namun paling tidak, dalam unsur suatu komputer tersebut terdapat kesepakatan pengertian bahwa komputer adalah suatu alat elektronik yang dapat bekerja secara otomatis, menggunakan program-program aplikasinya untuk mengolah data, baik data berupa angka, huruf atau gambar, sehingga berfungsi untuk membantu meringankan pekerjaan manusia.

Namun bagaimanakah sebuah komputer yang didalamnya berisi rangkaian chip elektronik itu dapat memproses data berupa angka, huruf atau gambar ? Jawabannya adalah arus listrik. Arus listrik ini mengalir melalui chip yang membentuk suatu kode yang dapat mewakili apapun – angka, huruf atau gambar – yang diciptakan oleh transistor-transistor yang terdapat dalam chip tersebut. Transistor-transistor ini bekerja memutuskan (“off”) atau mengalirkan (“on”) jutaan denyut listrik yang mengalir. Kode biner ini secara gampangnya dapat dinyatakan dengan : digit 1 untuk on dan 0 untuk off.

Maka proses bekerjanya suatu komputer secara sederhana dapat digambarkan seperti berikut :

INPUT      —->            PROCESS    —->           OUTPUT

dimana input adalah serangkaian tindakan dalam memasukkan data (dapat menggunakan media keyboard, mouse atau memanggil data yang terdapat atau tersimpan pada suatu media penyimpanan seperti disket dan/atau hard disk) yang kemudian diproses dalam suatu CPU (Central Processing Unit), dan hasilnya (output) ditampilkan dalam layar monitor atau hasil cetakan melalui printer dan PC Speaker untuk suara.

Komputer modern pada umumnya menggunakan listrik untuk pengoperasiannya. Komputer listrik Amerika pertama, ENIAC, dibuat tahun 1946 dan hanya mampu mengerjakan 5.000 operasi/detik. Namun karena tidak bisa menyimpan data, maka mesin ini tidak dianggap sebagai mesin komputer. Mesin Mark I dari Manchester University dianggap sebagai mesin komputer listrik pertama karena mampu menyimpan instruksi untuk mengerjakan serangkaian hitungan, walau kecepatan mesin ini hanya 800 hitungan/detik dan dipakai hanya selama 52 menit saja pada tanggal 21 Juni 1949. Ferranti Mark-I, pengembangan dari Mark-I dijual secara komersial di Eropa di tahun 1950. Bentuk fisik komputer pada masa itu masih besar (bahkan lebih besar dari lemari pakaian).

Seiring dengan perkembangan teknologi elektronik, kini bentuk komputer pun semakin dapat diperkecil namun dengan kemampuan lebih baik dari generasi komputer sebelumnya. Bermula dengan penggunaan dan pengembangan chip yang dilakukan oleh perusahaan Intel, dimulai dari chip processor 4-bit Intel-4004 dengan kecepataan 60.000 operasi /detik. Didalam chip terdapat 1900 transistor. Namun kelahiran komputer mikro baru ditandai dengan peralihan processor 4-bit ke 8-bit pada tahun 1972 ketika Intel memperdagangkan processor Intel-8008. Pesanan pun berdatangan terhadap chip ini. Kemampuan komputer mikro yang pada saat itu masih minim dan masih dianggap sebagai sebuah kit (rangkaian elektronik) mengakibatkan pemakaiannya hanya terbatas pada penggemar elektronik saja. Komputer waktu itu masih didominasi oleh komputer mainframe.

Tahun 1974 ketika Intel meluncurkan processor Intel-8080, dunia komputer mulai mengalami perubahan, ditandai dengan pengalamatan (address) memory hingga 64 kilobyte, kecepatan 10 X dari processor sebelumnya dan jumlah chip pendukung yang hanya tinggal 6 buah saja, maka komputer mikro mulai dilirik baik dari kalangan bisnis maupun masyarakat, tidak lagi terbatas pada penggemar elektronik saja. Kemampuannya yang mencapai 1 MIPS (million instructions per second) atau 1 juta operasi /detik menyebabkan kemampuan komputer mikro ini setara dengan komputer mainframe IBM 704.

Pengembangan yang dilakukan oleh perusahaan Zilog, dengan processor Z-80 membuat komputer mikro tidak lagi dipandang sebagai “kit” lagi. Processor Z-80 mempunyai 2X kecepatan dari Intel-8080 dengan rangkaian instruksi sebanyak 176 buah. Dengan kemampuannya ini, Z-80 setara dengan kemampuan komputer mainframe IBM-7094. Para produsen komputer yang pada umumnya saingan IBM, yaitu Radio Shack, Apple, Sinclair, menggunakan processor untuk komputer buatan mereka. Penggunaan DRAM (Dynamic Random Access Memory) juga turut mempermurah harga komputer dibandingkan penggunaan SRAM (Static Random Access Memory). Alokasi penggunaan memory juga meningkat dari 64 Kb menjadi 128 Kb. Namun alokasi memory yang lebih besar tidak dimungkinkan mengingat keterbatasan processor Z-80 itu sendiri. Barulah ketika Intel mengeluarkan processor Intel-8086 dan 8088, batasan ini dapat diterjang dan bahkan menarik pemain besar yang sebelumnya berkutat pada pembuatan komputer mainframe saja, “The Big Blue” IBM (International Bussines Machine).

IBM PC (Personal Computer) yang diluncurkan tahun 1981 mendapat sambutan luar biasa. 800.000 ribu PC terjual tahun itu dan 2.000.000 PC pada tahun berikutnya. IBM PC-XT (Extended Technology) semakin menarik karena daya kemampuannya sama dengan komputer mainframe DEC PDP 1170 (di tahun 1975), ditambah penggunaan harddisk pertama kali untuk komputer mikro sebesar 10 MB. IBM kemudian merilis cetak biru rancangannya ke publik, sehingga mendorong pembuatan komputer cloning-nya (tiruan), yang biasa disebut sebagai IBM PC-compatible. Meningkatnya penjualan komputer PC dan tiruannya, juga didorong oleh semakin banyaknya pembuatan program untuk komputer PC, diantaranya Lotus Inc. dengan Lotus-123 dan Wordstar International Inc. dengan produk Wordstar-nya.

Penggunaan komputer PC yang tidak lagi hanya untuk keperluan pribadi, tetapi juga oleh kalangan bisnis dengan konsep multi-tasking (menjalankan beberapa software dalam satu saat sekaligus) menjadi dasar pengembangan lebih lanjut, ditandai dengan peluncuran IBM PC-AT (Advanced Technology) yang menggunakan processor Intel-80286 yang mempunyai kecepatan 1,5 juta operasi /detik. Kemampuannya ini sama dengan komputer mainframe VAX 11/780 dari DEC (di tahun 1979) yang menggunakan sistem operasi UNIX.

Ketika Intel memperkenalkan Intel-80386 yang mempunyai kecepatan 2 juta operasi /detik karena didukung oleh jumlah transistor yang lebih banyak (130.000 buah dalam 1 chip), ditambah dengan diperkenalkannya sistem operasi Windows dari Microsoft menjadikan industri komputer ramai. Sejak itulah Intel merajai arena pembuatan processor komputer. Saingan IBM, yaitu Compaq berhasil membuat konfigurasi yang sama dengan IBM PC-386 (1987) namun dengan harga yang lebih murah dan kemampuannya disejajarkan dengan komputer mainframe VAX-8600 (buatan tahun 1984). Pada tahun ini juga mulai diperkenalkan komputer jinjing yang waktu itu bentuknya masih sebesar koper (dua tahun kemudian, dipelopori oleh Toshiba Inc., bentuknya sudah dapat diperingkas menjadi sebesar buku, sehingga mendapat julukan notebook).

Penelitian Intel selama 4 tahun yang menelan biaya 300 juta dollar akhirnya sukses ketika Intel meluncurkan processor Intel-80486, processor dengan 1 juta transistor super-mini didalamnya. Selanjutnya sejarah mencatat, ketika Intel mengeluarkan processor Intel P54C, atau Pentium (lalu Pentium Pro, Pentium II, Pentium III dan Pentium-4), didukung dengan semakin banyak software dan para saingan Intel, seperti AMD (Advanced Micro Device), Cyrix, IIT, NextGen dan lain-lain yang juga ikut meramaikan processor komputer dengan rancangannya masing-masing (sebelumnya beberapa perusahaan ini membuat tiruan processor Intel) membuat kemampuan komputer dan peranannya dalam kehidupan manusia semakin tidak terelakkan lagi. Bahkan Alvin Tofler dalam salah satu buku best-seller nya meramalkan, bahwa suatu hari nanti, manusia tidak perlu lagi bekerja di kantor tetapi cukup dirumah saja dengan bantuan komputer dan networking (LAN atau WAN), sehingga harmonisasi dalam keluarga modern kembali dapat diwujudkan seperti halnya pada keluarga tradisional yaitu keluarga yang berkumpul di rumah.

Dari penjelasan diatas maka dapat diambil kesimpulan bahwa dahulu komputer bentuk fisiknya besar dan mahal, disebut mainframe. Mainframe adalah serangkaian sistem komputer sebesar lemari yang berjejer memenuhi suatu ruangan. Kemudian seiring dengan kemajuan teknologi, bentuk komputer menjadi lebih kecil, disebut mini-computer dan akhinya lebih kecil lagi, disebut micro-computer atau PC. Ketiga jenis komputer ini hingga kini masih tetap ada, hanya saja kemampuan pengolahannya sudah ribuan hingga jutaan kali lebih cepat. Contoh : Mainframe Cray-II (1998) dari Cray Computer Inc. kini disebut sebagai superkomputer paling cepat didunia, mengalahkan mainframe ENIAC (1946).


Komponen Komputer Modern


Suatu set Komputer modern secara fisik terdiri atas tiga bagian yaitu :

Monitor

Adalah alat yang digunakan untuk melihat hasil perintah yang diberikan kepada komputer. Bentuknya menyerupai televisi karena memang menggunakan tabung tabung katoda atau CRT (Cathode Ray Tube). Kini pun sedang dikembangkan monitor type baru dengan menggunakan layar LCD (Liquid Crystal Device) sehingga bentuk layar monitor menjadi ramping. Penggunaan LCD juga dinilai mengurangi kelahan mata akibat pantulan cahaya yang biasa dikeluarkan oleh monitor yang menggunakan CRT. Monitor tabung CRT Berdasarkan kemampuannya menampilkan warna, dibedakan menjadi dua jenis yaitu :

  1. Monitor Monochrome (menampilkan warna hijau dan putih/hitam)
  2. Monitor Color (menampilkan banyak warna kombinasi dari warna biru, hijau dan merah atau Red Green and Blue (yang disingkat menjadi RGB). Monitor berwarna sangat baik jika Anda menyukai tampilan berwarna.

Monitor juga dibedakan berdasarkan tingkat kepadatan resolusinya. Semakin tinggi tingkat resolusinya, maka tampilan pada layar monitor juga akan semakin baik/jelas. Type dan jenis monitor biasanya bisa Anda lihat pada pembungkus monitor atau dari buku manual yang disediakan pada saat kita membeli komputer, atau dari software yang dapat mendeteksi system konfigurasi komputer seperti Norton Utility atau PC Tools. Monitor menggunakan LCD

Berdasarkan tingkat kepadatan resolusinya, dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu :

  1. Monitor CGA (Colour Graphic Adapter)
    Hanya mampu memancarkan 4 warna dengan resolusi 320 X 200 pixel
  2. Monitor EGA (Enhanced Graphic Adapter)
    Mampu memancarkan 16 warna dengan resolusi 640 X 320 pixel
  3. Monitor VGA (Video Graphic Adapter)

Mampu memancarkan hingga jutaan warna sekaligus dengan tingkat resolusi 640 X 480 pixel.
Pada perkembangannya, monitor VGA dikembangkan lagi menjadi SVGA (640 X 800), XGA (800 X 1024), SXGA (1024 X 1200), UXGA (1200 X 1600). Semakin tinggi tingkat resolusi pixelnya, maka detail tampilannya semakin baik (terutama tampilan berupa detail gambar atau grafis).

CPU (Central Processing Unit)

Merupakan otak komputer. Dibagian inilah seluruh input diolah. CPU dikemas dalam suatu kotak (Casing) seperti dekstop-casing atau tower casing. Di dalamnya terdapat motherboard (papan induk rangkaian) yang berisikan BIOS (Basic Input Output System), RAM (Random Access Memory) – semakin tinggi kapasitas RAM dan type mikroprosesornya, semakin baik pula unjuk kerja komputer yang dipakai, ROM (Read Only Memory), chace, catu daya listrik dll. Inti dari CPU ialah mikroprosesor. Di pasaran, mikroprosesor buatan Intel telah merajai hampir 90% komputer type IBM PC dan kompatibelnya. Saingannya seperti AMD, IIT, NextGen dan Cyrix umumnya mengekor teknologi yang dibuat oleh Intel. Sedangkan processor Motorola umumnya digunakan oleh PC buatan perusahaan Apple.

Pada bagian ini juga terdapat media untuk penyimpan data seperti hard disk atau disket. Untuk disket, diperlukan media pengaksesnya yang disebut disk drive. Ukurannya terbagi dua seperti halnya ukuran disket, yaitu ukuran 3,5 inchi dan 5,25 inchi. Kapasitasnya juga terbagi atas Low Density (Kerapatan Rendah) dan High Density (Kerapatan Tinggi). Untuk disket, informasi ini biasanya tertulis di pojok kiri atas disket, sedangkan untuk disk drive, terpampang pada saat booting disket atau buku manual komputer Anda, atau gunakan program bantu yang menampilkan info hardware seperti System Information dari Norton Utility atau File Manager (Windows 3.1) / Windows Explorer ( Windows 95/98/2000/ME). Media penyimpanan lainnya seperti tape backup, ZIP-drive dan CD-ROM kini sedang disosialisasikan penggunaannya. Tape back-up sendiri sudah lama digunakan, tersedia dalam 2 ukuran lebar penyimpanan datanya, yaitu 4mm (sebesar kaset audio) dan 8mm (sebesar kaset video VHS).

Keyboard

Keyboard (papan ketik) terdiri atas serangkaian tombol-tombol. Pada model komputer yang lama, jumlah tombolnya sebanyak 84 buah, sementara pada model yang baru, jumlah tombolnya 84 (PC), 101 atau 104 tombol (PC-AT) atau bahkan lebih. Keyboard adalah media bagi si pemakai komputer untuk dapat berkomunikasi dengan komputer. Pada beberapa komputer terbaru yang dilengkapi oleh Voice Recognition, komunikasi bisa juga menggunakan sebuah mic khusus yang menangkap perintah suara kita. Namun tetap saja untuk beberapa hal, keberadaan keyboard tidak bisa disingkirkan begitu saja.

Dari segi type-konektornya, keyboard dibedakan atas dua jenis yaitu type AT dan PS/2. Kedua-duanya dikembangkan oleh perusahaan IBM. Kini yang banyak digunakan adalah type PS/2.

Keyboard terdiri atas 4 (empat) bagian yaitu :

1. Tombol Ketik (Type Writer key)

yaitu tombol untuk pengetikkan. Susunan hurufnya hampir sama dengan susunan tombol pada mesin ketik, hanya perbedaannya, tombol ini mempunyai sifat typematic, artinya akan melakukan perulangan ketik apabila tombolnya ditekan terus menerus.

Yang termasuk dalam bagian ini adalah tombol semua huruf (Q,W,E,R,T,Y dst.) dan tombol-tombol lainnya seperti :

  • Tombol Tab : fungsinya untuk mendorong kursor masuk ke dalam paragraf sesuai indentasi
  • Tombol CapsLock : fungsinya untuk membuat seluruh huruf menjadi huruf kapital (huruf besar). Pada saat Anda menekan tombol ini, maka lampu indikator CapsLock yang terletak di pojok kanan atas keyboard akan menyala, menandakan fungsi CapsLock sedang aktif. Untuk menon-aktifkannya, tekan tombol ini sekali lagi.
  • Tombol Shift : fungsinya antara lain membuat huruf menjadi huruf kapital (huruf besar) sepanjang tombol Shift tetap ditekan, sementara untuk beberapa program, dikombinasikan dengan tombol fungsi, tombol Shift + F1 s/d F12 mempunyai fungsi yang berbeda-beda.
  • Tombol Ctrl dan tombol Alt: untuk beberapa program, dikombinasikan dengan tombol fungsi, + F1 s/d F12, dengan tombol Shift atau dengan huruf, maka akan mempunyai fungsi yang berbeda-beda. Misalnya pada Word for Windows, Ctrl + B berfungsi untuk mencetak tebal seperti ini, sementara pada Wordstar, untuk mencetak tebal adalah perintahnya adalah Ctrl + PB. Sementara kombinasi tombol Alt + F pada umumnya berfungsi untuk menampilkan menu file.
  • Tombol Backspace : fungsinya untuk mendorong keluar kursor hingga ke batas paling kiri, juga dipakai untuk menghapus per karakter dimulai dari posisi didepan kursor.
  • Tombol Enter fungsinya untuk memberikan konfirmasi kepada komputer terhadap data/perintah yang kita ketik, kebalikan dari fungsi tombol Escape (Esc), yaitu untuk membatalkan perintah.
  • Tombol Escape atau Esc fungsinya untuk membatalkan input melalui keyboard (hanya bisa berfungsi sebelum menekan tombol Enter).

2. Tombol Fungsi (Function key)

Letaknya persis diatas tombol ketik (perhatikan gambar disebelah kiri), ditandai dengan tombol F1 sampai tombol F12. Masing-masing tombol mempunyai fungsi yang berbeda sesuai dengan aplikasi program yang digunakan. Misalnya saja tombol F10, pada aplikasi program WordStar, berfungsi untuk menyimpan data, sementara pada aplikasi program Lotus, berfungsi untuk menampilkan grafik.

3. Tombol Pergerakan Kursor (Cursor movement)

Fungsinya untuk menggerakkan kursor. Terletak di sebelah kanan tombol ketik. Tombol bergambar arah panah, fungsinya menggerakan kursor sesuai arah panah. Tombol Page Up menggerakkan kursor 1 layar ke atas sedangkan Page Down menggerakkan kursor 1 layar ke bawah. Tombol Home, menggerakkan kursor berpindah ke awal baris, sementara tombol End memindahkan kursor ke akhir baris. Tombol Insert berfungsi untuk mengaktifkan atau menon-aktifkan fungsi penyisipan kata/kalimat pada posisi kursor sementera tombol Delete berfungsi untuk menghapus 1 karakter pada posisi kursor.

Jika dikombinasikan penggunaannya dengan tombol Ctrl, pada beberapa program text editor atau word processor, Ctrl + PageUp berfungsi memindahkan kursor ke awal baris pada paragraf pertama, sementara Ctrl + PageDown kebalikannya, yaitu memindahkan kursor ke akhir baris pada paragraf terakhir tetapi masih di halaman yang sama. Ctrl + Home akan memindahkan kursor ke awal baris pada halaman pertama, sementara Ctrl + End akan memindahkan kursor ke akhir baris pada halaman terakhir.

4. Tombol Papan Angka (Numeric Keypad)

Fungsinya untuk mengetikkan angka apabila tombol Num Lock di aktifkan. Apabila tombol Num Lock tidak diaktifkan, fungsinya berubah menjadi tombol-tombol untuk menggerakkan kursor.

Kini juga sudah ada beberapa jenis keyboard dengan tambahan beberapa tombol khusus untuk sejumlah kemudahan fasilitas. Internet Keyboard misalnya, adalah keyboard biasa dengan tambahan beberapa tombol yang mempunyai fungsinya sebagai short-cut dalam berinternet. LAN-Keyboard , adalah keyboard khusus dengan tambahan beberapa tombol yang mempunyai fungsinya sebagai short-cut dalam suatu jaringan komputer.

Bagian-bagian lain yang diperlukan sebagai pelengkap dalam suatu sistem komputer yaitu :

Printer (Media untuk mencetak)

Digunakan untuk mencetak ke media kertas atas tampilan di layar monitor. Sesuai dengan kemampuan dan teknologi cetaknya, printer dibedakan atas jenis :

a) Printer Dot Mattrix ( 9 pin atau 24 pin)

Jenis printer ini adalah yang paling murah/ekonomis dalam pengoperasiannya dibandingkan jenis printer lainnya. Headnya terdiri atas sejumlah palu (pin), untuk membentuk karakter yang di inputkan dari komputer. Berdasarkan standard internasional, kini digolongkan menjadi 2 jenis yaitu 9 pin dan 24 pin. Semakin banyak jumlah pinnya, umumnya kualitas cetaknya juga semakin baik. Kecepatan cetaknya dinyatakan dalam satuan cps atau character per second.

Berdasarkan lebarnya, printer dot mattrix dibedakan menjadi 2 jenis yaitu :

  1. Narrow (80 kolom) atau seukuran lebar kertas kuarto/folio.
  2. Wide-narrow (130 kolom) atau seukuran lebar kertas double-folio.

Printer ini pernah berjaya sekitar tahun 1980-an dan 1990-an. Printer dot matrix yang laris seperti kacang goreng (hingga kini masih digunakan) adalah Epson LX-800. Printer 9 pin dengan lebar 80 kolom ini kemudian dikembangkan menjadi LX-800+, dan kini LX-300 atau LX-300+. Versi 24-pin yaitu LQ-800 dan LQ-100. Namun setelah terpuruknya nilai rupiah, kini harganya cukup mahal. Untuk printer LX-300+, kini harganya sekitar Rp. 1.300.000 s/d 1.500.000. Khabar bagusnya, pitanya sangat murah, hanya Rp. 45.000 (harga resmi dari Distributor Epson di Indonesia, METRODATA), sementara pita yang palsu (tiruannya) banyak yang dijual dengan harga antara Rp. 9.000 s/d Rp. 30.000 per pitanya (tergantung kualitasnya).

Printer ini diperkirakan tidak akan dipakai secara meluas lagi karena kualitas cetaknya yang kurang memuaskan. Sementara kini printer jenis deskjet banyak digunakan baik di perusahaan atau di perumahan. Namun printer jenis ini tidak akan “mati” begitu saja karena hanya printer jenis inilah satu-satunya yang mempunyai kemampuan seperti mesin ketik, yaitu mampu membuat tembusan apabila menggunakan carbon. Ini biasanya banyak dipakai pada front-office di bank-bank untuk mencetak transaksi misalnya pada buku tabungan, gilyet, giro dll. Contoh :

  • 9 pin : Epson LX-800 (narrow), LX-1050, LX-1070 (wide-narrow)
  • 24 pin : Epson LQ-800 (narrow), LQ-1070, LQ-1170, Panasonic KXP-3360 (wide-narrow)

b) Printer Bubble Jet / Ink Jet / Deskjet

Menggunakan tinta yang disemprotkan melalui lubang-lubang kecil yang terdapat pada headnya. Teknologi Bubble Jet dikembangkan oleh perusahaan Canon sementara teknologi DeskJet dikembangkan oleh perusahaan Hewlett-Packard. Semakin banyak lubang headnya, biasanya semakin baik kualitas cetaknya. Mampu mencetak monokrom atau warna. Dengan menggunakan Transfer Iron Paper, bahkan hasil cetaknya dapat dipindahkan ke baju dengan cara menyetrikakan hasil cetak dari kertas tersebut ke baju Anda.

Printer jenis ini nampaknya mempunyai prospek yang lebih baik dibandingkan kedua jenis printer lainnya, yaitu jenis dot matrix atau laser. Hal ini dikarenakan pengembangan lebih lanjut oleh beberapa perusahaan seperti Epson dan Canon (kedua-duanya dari Jepang) dan Hewlett-Packard (dari AS) berhasil menciptakan printer deskjet yang mempunyai hasil cetak dengan mutu yang sama dengan printer laser, baik dalam hal cetak teks dan cetak foto berwarna. Tidak lama lagi mungkin masalah kecepatan bisa akan menyamai. Hingga kini sudah ada printer jenis deksjet yang mencapai kecepatan 16 halaman teks per menit (atau ppm). Namun karena harga tintanya masih mahal, terlebih lagi harganya sangat berfluktuatif dengan kurs rupiah terhadap dollas Amerika, maka bagi kantong warga Indonesia, harganya masih agak mahal. Memang ada harga printernya yang hanya Rp. 460.000 (Epson CX-20 misalnya), namun harga tintanya (standard-warna hitam) hampir mencapai setengah harga printer tersebut. Harga untuk tinta berwarna lain lagi, belum lagi tergantung model printer dan type tinta yang digunakan.

Kecepatan cetak printer jenis ini dinyatakan dalam satuan ppm (page per minutes). Semakin besar angka ppm-nya, maka kecepatan cetaknya semakin pun cepat. Kualitas cetaknya dinyatakan dalam satuan dpi (dot per inch). Semakin besar angka dpi-nya, maka kualitas cetaknya pun semakin bagus.
Contoh :

  • Canon 210 SP, Canon BJP-10, BJP-4000,
  • Hewlett Packard DJ-560, 600 C, Epson Stylus Color

c) Printer Laser Jet

Printer ini caranya kerjanya menggunakan teknologi mesin fotocopy yang dikembang kan oleh perusahaan Xerox Inc. Menggunakan toner (semacam serbuk halus) untuk mencetaknya. Mampu mencetak monokrom atau berwarna tergantung dari toner yang digunakan. Printer jenis ini adalah printer dengan keunggulan kualitas cetak yang paling baik dibandingkan printer jenis lainnya, namun juga paling mahal biaya operasionalnya.

Untuk printer laser jenis jaringan (network laser printer atau departement printer) dapat mencetak hingga 60 halaman teks per menit (ppm).

Kecepatan cetaknya dinyatakan dalam satuan ppm (pages per minutes). Semakin besar angka ppm-nya, maka kecepatan cetaknya pun semakin cepat. Kualitas cetaknya dinyatakan dalam satuan dpi (dot per inch). Semakin besar angka dpi-nya, maka kualitas cetaknya pun semakin bagus.

Hard disk (Media penyimpanan dengan kapasistas besar)

Pada saat IBM memperkenalkan komputer untuk pemakaian pribadi (personal computer, untuk selanjutnya disingkat menjadi PC) pada tahun 1981, sama sekali tidak menyertakan hard disk. Media penyimpanan satu-satunya ialah pada disket. Kemudian disadari kebutuhan media penyimpanan yang besar dan sifatnya tetap/ internal. Barulah pada model PC-XT (Extended Technology), IBM menyertakan hard disk dengan ukuran 10 MB. Kini, seiring dengan perkembangan teknologi, hard disk sekarang semakin besar kapasitas daya simpannya, semakin cepat, semakin kecil bentuknya dan semakin murah harganya.

Secara garis besar, type hard disk dari segi transfer datanya dibagi atas 2 jenis yaitu type IDE dan SCSI. Kini type IDE sudah dikembangkan menjadi E-IDE ATA 66/100/133 MHz. Sedangkan SCSI sudah dikembangkan menjadi SCSI-II dan SCSI-III (atau Ultra Wide SCSI). Karena pengembangan SCSI yang berantakan, kini type hard disk yang banyak digunakan adalah type EIDE ATA-100/133 MHz yang mempunyai daya transfer data hampir atau melebihi hardisk type SCSI itu sendiri.

Modem (Media untuk menghubungkan komputer dengan komputer lain)

Disadari bahwa hubungan antar komputer diperlukan, dengan penambahan modem baik yang model internal (ditambahkan pada slot yang kosong) atau external maka proses peralihan /komunikasi data dapat dipermudah. Modem yang ada kini mengikuti spesifikasi yang dikembangkan oleh perusahaan Hayes, Amerika Serikat.

Modem terdiri atas dua model yaitu modem internal dan modem external [Perhatikan gambarnya disebelah kiri ]. Modem internal biasanya berupa expansion card yang ditanamkan pada expansion slot yang kosong pada motherboard komputer (Lihat gambar..!.), sedangkan modem external adalah modem tersendiri yang dihubungkan dengan port yang biasanya terdapat di belakang komputer (Lihat gambar..!.). Pada notebook, modem external biasanya berupa PCMCIA (Lihat gambar..!.). Keunggulan modem internal adalah tidak membutuhkan tempat tambahan karena memang ditancapkan didalam komputer, namun ia mengambil daya juga dari komputer karena ia merupakan periperal tambahan (walaupun kecil jumlahnya). Oleh sebab itu daya power supply listrik komputer Anda pun harus tinggi. Sementara modem external mempunyai keunggulan adanya indicator pentunjuk berupa lampu LED tertentu yang akan menyala sesuai dengan kinerja yang sedang berlangsung pada modem, hal yangg tidak bisa dijumpai pada modem internal. Misalnya, apabila lampu LED untuk SND menyala, artinya modem sedang mengirimkan sinyal, lalu apabila lampu LED RCV menyala, artinya modem sedang menerima sinyal, demikian seterusnya.

Kecepatannya dinyatakan dalam satuan kbps (Kilobytes per seconds). Semakin tinggi angka kbps-nya, maka kecepatan modem tersebut pun semakin baik. Modem sekarang sudah mencapai 56 Kbps. Dalam dunia nyata, tidak selalu kecepatannya yang di klaim pada produk tersebut dapat difungsikan secara maksimal, hal ini misalnya tergantung juga pada kualitas kabel telepon yang digunakan. Dengan menggunakan modem, komputer dapat mengakses Internet. Selain modem type kabel telepon (RJ-45), untuk internet kita juga bisa menggunakan modem yang menggunakan kabel serat optik dan media satelit dengan antena disc satelit (ISDN). Kedua-duanya memang memiliki akses yang lebih cepat dibandingkan modem type kabel telepon, namun kedua-duanya membutuhkan biaya penggunaan yang masih cukup mahal. Type modem seperti ini biasanya hanya cocok digunakan oleh perusahaan-perusahaan besar.

Scanner (Media penangkap citra)

Cara kerjanya hampir sama dengan mesin foto copy, hanya saja hasil pembacaan citra tidak langsung diwujudkan ke dalam kertas, tetapi disalurkan ke dalam bentuk sinyal ke komputer, sehingga dapat ditampilkan di layar monitor dan kemudian dapat disimpan ke hard disk / disket.

Elemen -elemen dasar dalam suatu sistem komputer idealnya meliputi baik perangkat teknis dan non-teknis.

Perangkat teknis meliputi :

  1. Perangkat keras ( hardware ) dalam hal ini adalah seluruh perlengkapan komputer itu sendiri seperti yang telah dijelaskan di atas.
  2. Piranti lunak ( software ) adalah perlengkapan pendukung hardware berisi program aplikasi komputer.
    Contohnya : DOS, Windows, Lotus 1-2-3, MS-Word, dBase dll.
  3. Brainware, adalah tenaga-tenaga profesional yang menangani seluruh pelaksanaan operasional.
    Contohnya : Operator Computer, Programmer, System Analyst.

Perangkat Non-teknis meliputi dukungan manajemen yang baik dalam menggunakan dan membangun sistem komputerisasi tersebut, serta tersedianya pendistribusian data dan hasil pengolahan yang baik dan benar.

Seperti telah dikemukakan diatas, komputer hanyalah sebuah alat elektronis yang membutuhkan sebuah sistem operasi. Saat ini telah banyak beredar diluar berbagai jenis sistem operasi. Antara lain DOS, Microsoft Windows, OS/2, Linux, Windows NT dll. Yang akan dibahas dalam materi berikutnya adalah DOS dan Microsoft Windows

2 Komentar (+add yours?)

  1. axl kasparov
    Des 31, 2010 @ 13:42:38

    bravo my bro

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: